Mungkin kita sering mendengar istilah bintil, bahkan mungkin kita sendiri juga pernah terkena penyakit ini. Walaupun tidak tergolong penyakit yang berbahaya atau mematikan tapi kalau pernah terkena pasti sedikit banyak berpengaruh pada kesehatan kita, namanya juga penyakit, bagaimanapun bentuknya pasti sakit benar nggak?.. he.he.he
Memang penyakit ini bermula dari benjolan kecil nyaris tidak terasa, tapi lama kelamaan benjolan ini akan semakin membesar, lantas bagaimana cara mengobatinya? Berikut ini sedikit pengalaman dari seorang penanya kepada dokter. Pengalaman ini saya ambil dari majalah femina, semoga bermanfaat bagi kita semua.
Pertanyaan:
Sudah 3 minggu ini tumbuh bintil di ujung kelopak mata kiri saya, awalnya, bintil itu hanya sebesar titik dan bentuknya mirip tahi lalat, tapi tidak berwarna hitum. Makin lama, bintil itu tumbuh makin besar sehingga bentuknya mirip bisul yang bernanah di dalamnya, dengan diameter kira-kira 7 mm. sudah seminggu saya meminum obat dan mengoleskan salep dari dokter, tetapi ukurannya tidak juga berkurang. Untuk mempercepat pengempisan, saya ingin mengoleskan salep bawang putih pada bintil tersebut. Menurut seorang teman, cara itu bisa mempercepat pengempisan dan mencegah bintil baru muncul kembali. Amankah bisa saya melakukannya?
Jawaban:
Tumbuhnya bintil yang sampai bernanah menandakan adanya kelenjar minyak di kelopak mata yang tersumbat dan mengalami infeksi. Kuman yang ikut terperangkap oleh sumbatan kelenjar minyak itu kemudian berkembang biak di dalam saluran kelenjar minyak sehingga mengakibatkan infeksi. Jika suda terjadi infeksi, maka bintil harus diatasi dengan penggunaan antibiotic. Bentuknya bisa berupa obat tetes, salep, atau obat yang dikonsumsi secara langsung. Jika binti itu makin membesar, salah satu cara penanganan yang dianjurkan adalah dipecahkan melalui operasi kecil. Jika bintil dibiarkan pecah sendiri, kelak bisa meninggalkan bopeng pada permukaan kulit.
Tumbuhnya bintil yang sampai bernanah menandakan adanya kelenjar minyak di kelopak mata yang tersumbat dan mengalami infeksi. Kuman yang ikut terperangkap oleh sumbatan kelenjar minyak itu kemudian berkembang biak di dalam saluran kelenjar minyak sehingga mengakibatkan infeksi. Jika suda terjadi infeksi, maka bintil harus diatasi dengan penggunaan antibiotic. Bentuknya bisa berupa obat tetes, salep, atau obat yang dikonsumsi secara langsung. Jika binti itu makin membesar, salah satu cara penanganan yang dianjurkan adalah dipecahkan melalui operasi kecil. Jika bintil dibiarkan pecah sendiri, kelak bisa meninggalkan bopeng pada permukaan kulit.
Cara termudah untuk mencegah bintil tumbuh kembali adalah dengan menjaga kebersihan wajah, terutama di daerah seputar kelopak mata. Kalau anda sering bepergian dengan kendaraan dan diterpa angin, sebaiknya gunakan kacamata pelindung. Begitu pula bila anda sedang berada di tempat yang banyak debu, jangan lupa kenakan kacamata.
Memang, bawang putih, konon, memiliki zat yang dapat mencegah bisul kulit, termasuk bintilan. Jika anda mau mencoba untuk mencegah bintil tumbuh kembali, silakan saja, tetapi, ingatlah, efek bawang putih hanya untuk mencegah terjadinya bintil bukan untuk melenyapkan bintil yang telah jadi.
Sumber: Majalah Femina



0 comments:
Posting Komentar