Rabu, 24 Februari 2010
Tahukah anda?
Minggu, 14 Februari 2010
Muqarrar ulumul qur'an

Judul buku : Ulumu al-Qur’an Asaasiyaatu wa al-mabaadi`
Penulis : Dr. Ahmad Aliimi
Penerbit : Daaru Ibnu Hazm Beirut Libanon. Tlp: 70-1974
Jumlah Halaman : 152 hal.
Profil penulis.
Dr. Ahmad Muhammad Aliimi lahir tahun 1949, beliau telah menyandang gelar S1 di Fak. Syariah Universitas Jam’iah Islamiah Madinah Munawwarah tahun 1975 dan mendapatkan gelar Master Fak. Hadist dan ilmunya dari Universitas yang sama pada tahun 1979. Kemudian menyandang gelar Doktor pada Fak. Hadist dan ilmunya dari Universitas yang sama juga pada tahun 1982. Kemudian beliau mengajar di Universitas Emirat dari tahun 1982 sampai sekarang. Dan mendapat tugas sebagai Dekan fak. Tarbiah serta menulis beberapa judul buku karangannya.
Sekilas tentang buku
Ada beberapa tujuan penulis dalam penulisan buku ini, diantaranya:
1. Untuk mempermudah setiap muslim yang ingin mengenal nas al-qur’an dan keabsahan proses penyampaiannya hingga zaman kita sekarang tanpa ada penyelewengan dan perubahan.
4. Untuk menumbuhkan rasa bangga dengan al-qur`an dalam diri setiap muslim, dan menjadikannya sebagai pedoman hidup; mengaplikasikannya dalam kehidupannya; yaitu sebagai tanda bahwasannya al-qur`an diturunkan sesuai dengan kondisi umat terdahulu, sekarang dan yang akan datang.
5. Untuk menjelaskan kepada setiap muslim bahwa al-qur`an adalah wahyu tuhan sebagai mu’jizat terakhir, yang memiliki keistimewaan lebih dari kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi terdahulu alaihim salam.
Buku ini ditulis dengan tujuan sebagai suatu ringkasan buku ulumul qur’an untuk memudahkan bagi pelajar yang selalu disibukkan dengan kegiatannya, sehingga tidak memiliki waktu panjang untuk focus memperlajari ilmu ini. Maka dengan demikian buku ini sangat tepat bagi anda yang ingin menguasai atau mengenal ulumul qur’an dengan ringkas dan padat.
Buku ini disajikan dengan bahasa arab yang ringan tidak terlalu susah, mudah dipahami dan pastinya tidak mengurangi isi kandungannya. Menurut saya buku ini adalah bentuk ringkasan dari buku Mabbahistu fi ulumi al-qur’an atau kerap dikenal dengan Manna’ qatthan yang jumlah halamannya mencapai 394 hal.
Kamis, 11 Februari 2010
Sekilas tentang PM Arrisalah
Video sekilas Pondok Modern Arrisalah Slahung Ponorogo
Jasamu selalu ku kenang

Pondok Modern Arrisalah berhasil mendidik para santri-santrinya sehingga dapat meneruskan program studinya baik di dalam atau di luar negeri. Mulai dari Timur tengah hingga ke belahan benua Eropa. Betapa besar jasamu oh Pondokku..
Mengenang masa lalu memang susah dilupakan, baik senang dan sedih selalu menyelimuti kehidupan. Bukan berarti selama hidup dalam kesedihan. Semua yang ada di dunia ini diciptakan dengan seling berpasang-pasang. Ada senang ada susah, ada tawa ada tangis, ada malam ada siang. Inilah yang membuat kehidupan lebih hidup, berwarna dan selalu terkenang.
Oh Pondokku tempat naung kita, dari kecil sehingga dewasa
Rasa bakti damai dan sentosa, dilindungi Allah ta'ala
Oh Pondokku engkau berjasa, pada ibuku Indonesia
Tiap pagi dan petang, kita beramai sembahyang
Mengabdi pada Allah ta'ala di dalam kalbu kita
Wahai Pondok tempatku laksana ibu kandungku (dan seterusnya)
Dulu kita sama-sama tidak tahu bahasa Arab dan Inggris. Jangankan berbicara dengan bahasa Arab dan Inggris, baca ja nggak bisa gimana mo berbicara?.. huuuhhh. tapi alhamdulillah dengan pendidikan, tempaan, gemblengan dari Mudabbir, Ustad dan motifasi dari keluarga, teman dan Kyai. semua bisa dilalui dengan penuh hikmah dan ibrah.
Sungguh pondok pesantren adalah suatu lembanga pendidikan yang mempraktekkan pendidikan dhahiriah dan bathiniah secara bersamaan dengan menerapkan pendidikan 24 jam. Siang dan malam kita selalu mendapatkan pendidikan agama. walaupun itu tidak berwujud pendidikan formal. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita selalu mempraktekan muamalah kehidupan yang islami.

tentu dalam segala aktifitas kita akan menemukan berbagai macam cobaan, dan masalah. setiap manusia pasti akan mempunyai masalah. akan tetapi kita bagaimana kita menghadapi masalah itu sehingga menemukan jalan keluarnya. bukan lari dari masalah. seringkali kita temukan, sekian banyak masalah yang kita hadapi harus menemukan jalan keluarnya. dan salah satu untuk mencari jalan keluarnya adalah mengambil pelajaran (ibrah) dari pengalaman yang pernah kita rasakan. "The experience is the best teacher" (pengalaman adalah guru yang terbaik) sepatah kalimat ini yang sering kita dengar. jangan sampai pengalaman yang pahit akan terulang kembali.
Untuk sahabat-sahabatku yang sekarang sedang disibukkan dengan berbagai aktifitas sehari-harinya. kita saling mengingatkan bahwa sepahit dan semanis apapun pengalaman kita selama di ma'had, itulah pengalaman yang sangat berharga. pengalaman hidup yang penuh warna-warni. ada tawa, canda, senang, sedih bersama. sampai kena iqobpun selalu bersama.
Akhirnya, Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan yang sangat berperan terhadap perkembangan pendidikan. yang siap mencetak insan islami, maka berterima kasihlah kepada pondok yang telah lama mendidikmu mulai dari nol hingga menjadi kamu menjadi insan yang islami. walaupun sekarang antum sudah tidak lagi berada di ma'had tapi ruh antum hendaknya masih berada disana.
Aneka masakan ala Maroko
Suatu Negara terkenal akan sejarah peradabannya dan kemajuan ekonominya. tapi bisa jadi negara juga bisa terkenal dengan aneka masakan has negara tersebut, bahkan sebuah kota sendiripun, ia akan terkenal dengan masakan khas ala kota tersebut. sebagai contoh kecil Kota Madiun yang terkenal dengan Brem Madiun, Kota Sumedang yang terkenal dengan Tahu Sumedang sampai Kota Palembang yang terkenal dengan empek-empek Palembangnya.Lain dari pada aneka masakan. Banyak macam minuman dan buah yang kita dapati di Negara Ibn Bathutah ini. contoh kecilnya: minuman teh nak-nak (Mentol). anehkan bacanya, masa teh kok pake mentol. kira-kira gimana tu rasanya?.. heemmm mantap bangett, mak nyos dech.. memang kalo pertama kali minum, pasti terasa mual dan nggak enak poolll. ya biasa, mungkin lidah kita belum terbiasa dengan makanan dan minum negara yang baru kita tempati. tapi nanti lama kelamaan lidah kita dengan sendirinya akan beradaptasi dan kita akan terbiasa.

Cara pembuatan:
cukup dengan menyeduh teh dengan air panas (seperti pembuatan teh biasa) tapi untuk mendapatkan cita rasa yang lebih nikmat, masukkan teh dan daun nak-nak ke dalam panci dan panaskan hingga mendidih.
Penyajian:
Teh nak-nak sangat cocok disajikan dengan makan ringan, untuk sarapan pagi. apalagi pada saat cuaca dingin. herrrr mantap..
Wah, mungkin sampe disini dulu acara ngeblokria kita. masih banyak aneka masakan asing yang belum kita ketahui. akan hadir insyallah pada tulisan mendatang. selamat mencoba..
Senin, 08 Februari 2010
Hidup adalah Perubahan
Manusia memang diciptakan untuk selalu bergerak, karena pergerakan menandakan akan sebuah kehidupan. hidup yang selalu bergerak dinamis akan menimbulkan berbagai macam perubahan, karena perubahan itu adalah wujud dari suatu pergerakan. Sebuah gerakan akan menjadi besar apabila dimulai dari langkah pertama, seorang yang akan bepergian jauh pasti akan mengayungkan kakinya untuk melangkah, begitu halnya dengan orang yang ingin maju merubah kehidupannya menjadi lebih baik dari sekarang hendaknya harus memulai perubahan dengan wujud suatu usaha pergerakan menuju yang lebih baik, akan tetapi sayangnya suatu permulaan itu nampak sangat susah dan berat, karena merubah kebiasan yang lama menuju kebiasaan yang baru.
Merubah hidup menuju yang lebih baik sangatlah susah dan berat, akan tetapi setelah berjalan begitu lama akan terasa mudah dan ringan. begitulah cobaan bagi orang yang akan merubah kehidupannya menjadi lebih baik. tak sedikit orang yang sukses bermula dari orang yang gagal, karena dorongan dirinya yang kuat untuk bisa merubah hidupnya maka ia berusaha sekuat tenaga untuk mampu meninggal kebiasaan lamanya dan mengganti dengan kebiasaan-kebiasaan yang akan menuntun dia menuju masa depannya yang lebih cerah.
Semua perubahan harus dimulai dari sedini mungkin, karena lebih cepat kita memulai maka lebih cepat juga kita menggapai "start from now, and never leave till tomorrow". sepenggal kata ini yang harus kita tanamkan dalam benak pikiran kita. karena orang yang menunda-nunda pekerjaanya sampai besok bertanda orang yang malas dan enggan untuk melakukan perubahan, kebiasaan yang menunda-nunda sebuah kegiatan adalah awal dari suatu kegagalan. "Rajin pangkal pandai, malas pangkal bodoh".
Sesungguhnya perubahan itu akan timbul karena ada kemauan dan kesadaran diri sendiri, nah biasanya orang itu akan sadar dikala ia berada dalam kesempitan atau dalam keadaan yang sangat menghimpitnya. banyak orang yang sadar atas pentingnya waktu dikala ia tertekan untuk menyelesaikan tugas-tugasnya yang menumpuk akibat menunda-nunda pekerjaan. begitu juga terasa akan mahalnya waktu ketika kita menghadapi ujian sedangkan kita belum siap dengan materi kita untuk mengikuti ujian itu. jauh abad yang lalu alqur'an telah sering kali mengingatkan kita akan pentingnya menejemen waktu, dalam surat al-'ashri Allah swt. berfirman yang artinya: "Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran"..
Maka demikianlah, sesungguhnya perubahan itu akan membawa dampak yang besar terhadap kehidupan kita menuju yang lebih baik dan lebih dinamis. seorang alim berpesan kepada para santrinya "Hidup adalah perubahan, tandanya hidup harus ada perubahan, tanpa berubahan berarti mati dalam kehidupan". inilah sebuah sugesti yang mendorong kita untuk hidup dinamis agar tidak mati dalam kehidupan. alqur'an juga mengingatkan kita bahwa Allah tidak akan merubah nasib sebuah kaum sampai kaum itu mau melakukan perubahan. "Innallaha la yughoiru ma biqoumin hatta yughoyiru ma bianfusihim".. wallahua'lam bisshawab.


