
Innalillahi wainna ilahi raaji'un. telah pulang kerahmatullah Syekh Mohammad Sayid Tantawi dalam usia 81 tahun. Musibah ini (meninggalnya para alim ulama) mengingatkan kita akan janji-janji allah, bahwasannya allah akan mencabut ilmu di bumi dengan meninggalnya para alim ulama sehingga nanti manusia akan memilih orang yang bodoh untuk menjadi pemimpin mereka dan akhirnya akan menyesatkan mereka.
Sebagaimana dilangsir oleh surat kabar Republika edisi hari ini 10 Maret 201 bahwasannya
Imam Besar Al Azhar, Syekh Mohammad Sayid Tantawi berpulang saat melakukan kunjungan ke Arab Saudi. Tokoh Muslim yang sangat disegani di Mesir ini diduga mengalami serangan jantung. Dia meninggal dalam usia 81 tahun.
The Middle East News Agency mengabarkan, Syekh Tantawi terjatuh saat tengah menghadiri satu acara keagamaan di Arab saudi. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan tentang acara apa yang tengah diikutinya dan di kota apa Syekh Tantawi meninggal.
Nama Syekh Mohammad Sayid Tantawi menjadi perbincangan akhir tahun lalu Isaat ia menyatakan kekhawatirannya dengan makin banyaknya mahasiswi Mesir yang bercadar. Menurutnya, niqab atau cadar adalah tradisi, tak ada kaitannya dengan Islam. Ia juga berkeinginan untuk menerapkan larangan bagi siswi di sekolah Al-Azhar yang mengenakan cadar.
''Cadar merupakan sebuah tradisi dan tak ada hubungan sama sekali dengan Islam,'' kata Syekh Tantawi. Pernyataan ini terlontar menyusul kunjungannya ke sebuah sekolah Al-Azhar. Dia meminta seorang siswi kelas delapan melepaskan cadar yang ia kenakan di dalam kelas.
Ia berharap, ada larangan resmi mengenakan cadar di sekolah-sekolah Al-Azhar. Larangan itu tak hanya berlaku bagi para siswi, tapi juga bagi guru perempuan. Sumber: Republika
Semoga beliau diterima di sisi Allah swt, Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafiihi wa'fu 'anhu, Allahumma laa tahrimna ajrahu wa la taftinna ba'dahu waghfir lana wa lahu. Allahummaaj'al qabrahu raudhatan min riyaadil jinaan wa la taj'al qabrahu hufratan min hufaarin niiraan. Amin.
Semoga setelah berpulangnya beliau kepangkuan Allah swt. akan semakin banyak tumbuh generasi-generasi baru seperti beliau sehingga tidak akan pernah terputus estafet perjuangan dakwah. -gugur satu tumbuh seribu- itu yang senantiasa kita harapkan. Mari sobat-sobat bloger kita gunakan kemampuan yang kita miliki untuk menegakkan agamaNya yang mulia. teruskan menulis.. salam bloger..



0 comments:
Posting Komentar