Kamis, 11 Februari 2010

Aneka masakan ala Maroko

Suatu Negara terkenal akan sejarah peradabannya dan kemajuan ekonominya. tapi bisa jadi negara juga bisa terkenal dengan aneka masakan has negara tersebut, bahkan sebuah kota sendiripun, ia akan terkenal dengan masakan khas ala kota tersebut. sebagai contoh kecil Kota Madiun yang terkenal dengan Brem Madiun, Kota Sumedang yang terkenal dengan Tahu Sumedang sampai Kota Palembang yang terkenal dengan empek-empek Palembangnya.

Tidak kalah menariknya dengan Negara yang satu ini. Maroko atau bahasa Arab kerap disebut " Al-Maghreb al-Arabi" atau "Marghreb al-Aqsha". Negara ini dikenal dengan berbagai macam kebudayaan dan arsitek peninggalan masa kejaan Islam jaman dahulu. begitu juga dengan aneka masakannya yang khas banget kemarokoannya.. sebagai contoh: Toujine, Kuskus, Harirah, Kharsyah, Milwi dan masih banyak aneka masakan yang lain. sampe pernah saya baca majalah Femina Indonesia yang kebetulan membahas masakan ala maroko ini. wah ternyata pernah terkenal di Indonesia juga ya?.. berarti ada kemungkinan juga masakan indonesia yang masuk berita tataboga disini..

Lain dari pada aneka masakan. Banyak macam minuman dan buah yang kita dapati di Negara Ibn Bathutah ini. contoh kecilnya: minuman teh nak-nak (Mentol). anehkan bacanya, masa teh kok pake mentol. kira-kira gimana tu rasanya?.. heemmm mantap bangett, mak nyos dech.. memang kalo pertama kali minum, pasti terasa mual dan nggak enak poolll. ya biasa, mungkin lidah kita belum terbiasa dengan makanan dan minum negara yang baru kita tempati. tapi nanti lama kelamaan lidah kita dengan sendirinya akan beradaptasi dan kita akan terbiasa.


Nah ni dia gambar teh nak-nak.

Mungkin sudah menjadi adat kebiasaan penduduk Maroko, tiada hari tanpa teh nak-nak. dimanapun akan kita jumpai minuman ini, di kafe-kafe, rumah-rumah bahkan sampe tukang satpampun ada. teh nak-nak yang dicampurkan dalam teh biasanya masih berbentuk daun alami yang mudah kita dapat di pasar sayur-sayuran. harganya cukup murah untuk satu untai nak-nak bisa didapat dengan 1 Dh atau sekitar 1200 Rp. Harga yang cukup ekonomis dan pas dengan kantong mahasiswa.. he .he he.

Cara pembuatan:
cukup dengan menyeduh teh dengan air panas (seperti pembuatan teh biasa) tapi untuk mendapatkan cita rasa yang lebih nikmat, masukkan teh dan daun nak-nak ke dalam panci dan panaskan hingga mendidih.

Penyajian:
Teh nak-nak sangat cocok disajikan dengan makan ringan, untuk sarapan pagi. apalagi pada saat cuaca dingin. herrrr mantap..

Wah, mungkin sampe disini dulu acara ngeblokria kita. masih banyak aneka masakan asing yang belum kita ketahui. akan hadir insyallah pada tulisan mendatang. selamat mencoba..


0 comments:

Posting Komentar

 

Suara As-Sabil Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template

backtotop